Memetakan sebaran abu vulkanik terhadap seluruh Indonesia — 38 provinsi,
508 kabupaten/kota dan 244 bandara — sekarang dan dalam prakiraan 18 jam
ke depan.
Sumber data. Poligon, ketinggian (flight level) dan prakiraan
+6/+12/+18 jam diambil apa adanya dari teks VA ADVISORY VAAC Darwin,
Bureau of Meteorology (BOM) Australia; deteksinya berasal dari satelit
Himawari‑9. Advisory terbit sekitar tiap 6 jam, jadi halaman ini hanya
sebaru advisory terakhir. Status gunung api: PVMBG/MAGMA Indonesia —
Badan Geologi, ESDM. Batas wilayah, koordinat kabupaten/kota dan bandara:
OpenStreetMap (ODbL).
Baris “BMKG juga menerbitkan SIGMET” pada kartu gunung adalah
konfirmasi dari otoritas Indonesia, diambil dari sistem Ina-SIAM BMKG. Itu
penguat, bukan penentu — tidak satu pun poligon, jarak, atau status di
halaman ini berasal darinya. Alamat feed yang bisa diakses publik berada di domain
pihak ketiga (bukan bmkg.go.id), meski ditautkan oleh halaman peta
abu vulkanik BMKG sendiri.
Poligon VAAC menandai ruang udara yang terkontaminasi abu, bukan prakiraan
hujan abu di permukaan; hanya kalau dasar lapisannya “permukaan” (SFC)
abu berpotensi turun sampai ke tanah. Waktu ditampilkan dalam WIB, WITA atau WIT
mengikuti provinsi wilayahnya. Halaman ini bukan produk resmi BMKG, PVMBG maupun
BOM — untuk keputusan penerbangan atau kebencanaan, gunakan sumber resmi.